Pria Pria Buta Huruf
Survei membuktikan bahwa pria Pekalongan banyak yang buta huruf. Tidak percaya? Coba saja datang ke masjid Al-Muhtaram yang ada di kompleks alun-alun Kajen, Ibu kota Kab Pekalongan. Setelah datang, jangan Cuma duduk-duduk di beranda masjid saja, tapi cobalah tengok tempat wudhu wanitanya. Di sana anda akan menjumpai beberapa pria keluar masuk tempat wudhu, tanpa merasa berdosa!. Padahal jujur saja, sepertinya pihak pengurus masjid sudah lumayan care loh… di dinding sebelah kiri menuju pintu tempat wudhu sudah dipasang tulisan dengan huruf cetak tebal “TOILET WANITA”. Tak jarang jika mood sedang bagus, saya tegur pria-pria -maaf- buta huruf itu. Sekali saya pernah menegur anak SMA, “dik, bukannya toilet cowo disana..” sambil menunjuk arah toilet pria. Untuk kasus anak SMA ini agak lumayanlah, ekspresi wajahnya jadi sedikit malu.
Lain halnya dengan dua pria yang sebenarnya secara penampilan terlihat intelek. Sang satu memakai kemeja warna gelap dan berkacamata. Satunya lagi berkemeja warna biru dengan potongan rambut mirip Andrea Hirata. Saya “memergoki” mereka ketika sudah selesai wudhu. Jadi pas saya mau keluar mereka baru akan masuk. Nah karena mood sedang baik (hee) saya tegurlah mereka. “ loh mas, toilet cowo kan disana”. Yang memakai kacamata langsung kik kuk. Dia menjawabi “gak ah mbak, bebas kok”. Stupid banget khannn??? Iya sih jawabnya dengan suara yang super lembut dan rada-rada malu. Tapi tetap saja, s t u p i d!. karena merasa kasian melihat temannya disemprot, si Andrea Hirata nyeletuk dengan santainya “sini yang tempat wudhu cowo loh mbak…”. Oh yeaaaah? Langsung saja saya menunjuk tulisan “TOILET WANITA” yang ada di tembok. “tuh khan ada tulisannya!” . tapi tidak disangka nyana, si Andrea malah jawab “berarti sudah ada yang ngganti mbak….”. gubrakz….! sadar jika yang sedang saya tegur itu type manusia stupid plus gila, langsung saja saya pergi sambil menyilangkan jari telunjuk di kening.

Tinggalkan Balasan